Harga Kakao         Minggu, 25/04/2020                   Ldn: n.a                              NY: 2.323                   Medan: n.a                 Aceh: Rp 32.600,-                          Tetap waspada Covid 19, rajin cuci tangan dan wajah, tidak bersalaman, jaga jarak minimal 1 meter, tetap menggunakan masker saat berada dikeramaian       Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan   Info ini disampaikan oleh FORUM KAKAO ACEH      

 

Seluas 5 Ribu Hektare Kebun Kakao Rusak karena Hama

Created on Friday, 07 February 2020

Indonesiainside.id, Jayapura – Perkebunan kakao seluas 5.000 hektare di wilayah Kabupaten Jayapura, Papua rusak akibat terserang hama sejak 10 tahun terakhir. Kondisi ini menyebabkan produksi kakao terpuruk.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, Sambodo Samiyana menuturkan, produksi kakao mengalami penurunan pesat dari 6.000 ton menjadi 800 ton dalam setahun. Ini diakibatkan serangan hama sejak tahun 2010 lalu.

Dia mencatat, perkebunan kakao di Jayapura yang masih produktif hanya seluas 4.000 hektare dari total 9.000 hektare. “Total ada 9.000 hektare kebun kakao, namun semenjak terserang hama kini menyisakan 4.000 hektare,” terangnya, Senin (13/1).

Pemerintah Kabupaten Jayapura mulai melakukan peremajaan perkebunan kakao seluas 3.700 hektare. Sambodo meyakini, gerakan peremajaan dapat meningkatkan jumlah produksi tanaman kakao hingga 6.000 ton.

“Ribuan hektare kebun kakao yang ada saat ini pun sudah tua dan terserang hama. Ada produksinya tapi sangat kecil, makanya kami mau bangkitkan lagi produksinya dengan cara replanting,” kata Sambodo.

Sambodo memperkirakan proses peremajaan kakao membutuhkan waktu hingga 8 tahun. Dia pun mengajak Pemerintah Papua, Pemerintah Pusat maupun LSM turut membantu membangkitkan produksi kakao di wilayah Jayapura.

“Kemampuan kampung rata-rata cuma bisa 5 hektare dalam setahun, kalau dinas (Dinas Perkebunan Jayapura) paling cuma 50 hektare. Jadi jika maksimal 400-500 hektare, berarti butuh waktu 8 tahun,” ujarnya.

Sementatra itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menyebutkan, pengembangan kakao difokuskan di wilayah pembangunan tiga, meliputi enam Distrik dan 61 Kampung. Pemerintah Kabupaten Jayapura akan membentuk tim kerja untuk mengembangkan tanaman kakao.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan komoditi kakao masa dulu yang sukses luar biasa hingga menguasai wilayah pasifik. Ini harus menjadi motivasi buat kita semua. Harus jadi satu tim agar ke depan Kabupaten Jayapura menjadi sentra tanaman kakao di Indonesia,” kata Mathius. (Asi)


Sumber : 

https://indonesiainside.id/ekonomi/2020/01/13/seluas-5-ribu-hektare-kebun-kakao-di-jayapura-rusak-dimakan-hama

 

Copyright © 2011 Forum Kakao Aceh - All Right Reserved