Harga Kakao         Rabu,  31/03/2021                   Ldn: n.a                              NY: 2.350                Medan: n.a                 Aceh: Rp 27.100,-      Selamat dan Sukses atas dilantiknya Ibu Ir.Cut Huzaimah,MP sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh                             Jangan Lupa 3M Demi Menghindari Covid 19          Info ini disampaikan oleh FORUM KAKAO ACEH      

 

Harga Kakao Dipasar Lokal Anjlok

Created on Tuesday, 05 July 2011

Waspada Online | JAKARTA - Harga kakao lokal di beberapa daerah dalam seminggu terakhir terus menurun. Berdasarkan pantauan Badan Pengawas Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti) Kementerian Perdagangan, harga kakao kualitas terbaik dengan kadar air empat persen di KabupatenTanggamus, Lampung saat ini berada di level Rp 22.500 per kilogram.

Ketua Umum Asosiasi Petani Kakao Indonesia (Apkai), M. Hasyim, mengatakan harga ini lebih rendah ketimbang dua minggu lalu yang masih di level Rp 24.000 per kilogram. Penurunan harga tidak hanya terjadi di Lampung, tapi juga merata di seluruh daerah Indonesia. Ia menduga, penurunan harga ini dipicu menipisnya produksi kakao di beberapa daerah.

Hal ini berimbas pada menurunnya volume pengiriman kakao yang dilakukan oleh para pengepul. Saat ini, satu orang pengepul rata-rata hanya bisa memasok kakao ke pabrik pengolahan sebanyak empat ton per minggu. Padahal dalam kondisi normal, satu orang pengepul bisa memasok 10 ton kakao per minggu.

Minimnya volume pengiriman itu membuat para pengepul merugi. Terlebih mereka masih dibebani biaya transportasi yang besar. Untuk menekan kerugian, para pengepul menurunkan harga beli kakao dari para petani. "Mereka melakukan itu untuk menekan kerugian," uja rHasyim, tadi malam.

Hasyim mengatakan, pasokan kakao dalam beberapa waktu terakhir memang sedang minim. Pasalnya, panen raya kakao yang sedianya jatuh pada bulan Maret hingga kini belum juga terjadi. Kondisi ini disebabkan molornya musim berbunga pada tahun 2010.

Perkebunan kakao seharusnya mengalami musim berbunga pada bulan Juni. Tapi, akibat buruknya cuaca tahun lalu, banyak perkebunan kakao gagal berbunga. Musim berbunga itu kemudian baru terjadi pada bulan Februari kemarin. Walhasil, "panen raya kakao kemungkinan baru terjadi Oktober nanti," ujarnya.

Seretnya pasokan kakao ini ikut berimbas pada ekspor biji kakao keluar negeri. Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), Zulhefi Sikumbang, menuturkan ekspor biji kakao terus menurun dalam beberapa bulan terakhir akibat. Berdasarkan data Kemdag, nilai ekspor biji kakao sepanjang Januari hingga April US$337,7juta.

Nilai ini turun dari periode yang sama tahun 2010 yang masih US$412,1juta. Volume ekspor biji kakao sepanjang Januari hingga April 2011 juga turun 21,5 persen dibandingkan empat bulan pertama tahun lalu. "Secara keseluruhan volume ekspor 2011 saya rasa hanya akan sebanyak 500 ribu ton, turun dari tahunlalu yang sebanyak 600 ribu ton," jelas Zulhefi.

Copyright © 2011 Forum Kakao Aceh - All Right Reserved